Kamis, 31 Januari 2019
Ogoh-Ogoh tanpa soundsystem Di Belgia
Inilah masyarakat Hindu Bali di kota Brussel Belgia bersatu mempertahankan tradisi pengerupukan yang sering disebut Pawai Ogoh-Ogoh. Ogoh-ogoh ini diiringi Gamelan Bleganjur yang dimainkan oleh Sekehe Gong Saling Asah Belgia, pada malam pengerupukan menyambut Nyepi tgl 29 maret 2014 lalu.
Mempertahankan tradisi Ogoh-Ogoh merupakan kewajiban bagi masyarakat hindu di Eropa dalam mengajegkan budaya hindu Bali. Iringi bleganjur menghentak jalanan umum kota brussel belgia tanpa menggunakan soundsystem. Inilah wujud kesetian masyrakat bali Eropa yang memanfaatkan iringan gamelan bleganjur yang terasa unik dan autentik.
l
Minggu, 13 Januari 2019
Vila Juada Garden yang tersembunyi di Seminyak
Teriknya matahari Bali menyebabkan para turis melirik tempat asri yang ditumbuhi pepohonan rindang. Seakan-akan ingin melepaskan kepenatan dengan mencari suasana sejuk tanpa harus bersusah payah mencarinya jauh-jauh. Cukup tersembunyi dari keramaian, tenang, bertetangga dengan obyek wisata pantai serta harga pas dihati.
Di pagi hari yang sejuk pada bulan Mei 2017, saya berdiri persis didepan Juada Garden Vila Seminyak. Terletak hanya 5 menit dari deburan ombak pantai Seminyak yang menjadi idola para turis mancanegara. Tiba-tiba saya disapa warga asing yang sedang mencari alamat Juada Garden. Karena dia bertanya sayapun menjawab sejujurnya. Perbincangan demi perbincangan kita lantunkan. Nampaknya dia sangat antusias mengintip suasana keasrian Vila Juada Garden yang dilihat sebelumnya via google. Si wisatawan asing ini sudah tergoda dari awal, ingin menginap di vila Juada Garden yang berjejer rapi tersembunyi dengan tenangnya.
Tiba di vila Juada Garden, para pembaca akan disuguhi keramahan pemiliknya yaitu I Nyoman Retu warga asli Legian Kaja. Pak Nyoman tinggal bersama keluarga di Juada Garden yang luasnya 55 are (5500 m2). Berbekal semangat juang yang tinggi, tetap setia mempertahankan usaha wisata ini bertahun tahun sejak tahun 1987 silam. Berawal dari pondok wisata sederhana, kemudian berkembang menjadi vila seperti sekarang ini. Upaya dan kerja keras yang dilakukan dengan jujur tersebut membuahkan penghidupan yang layak bagi keluarganya.
Sesuai permintaan pasar dan menjamurnya vila, Juada Garden mengembangkan diri dengan panduan kreatif membangun 15 unit Vila. Fasilitas termodern dengan kolam renang privasi menjadi ramuan penggoda rasa. Para turis akan bermanja ria dalam suasana desa, kicauan burung "crucuk" menyapa, angin sepoi berhembus menggoyang daun pisang membuat kita "ambruk lunglai" ingin bermanja disini.
Saya menginap di Vila 2B Juada Garden selama 3 hari. Anak dan istri saya sudah merasakan "ambruk lunglai" mengasyikkan. Fasilitas vila dengan keramahan stafnya, meng'agung'kan kita bagaikan raja minyak dalam 3 hari. Apapun yang kita tanyakan, dalam hitungan cepat terjawab memuaskan. Vila 2B, adalah salah satu dari 15 Vila yang paling super top cer. Kapasitas vila 2B ini untuk 6 orang atau lebih asalkan ada kesepakatan dengan pemiliknya. Pokoknya ada kemudahan tersendiri dengan harga pertemanan yaitu 1,8 juta rupiah per malam.
Design vila 2B sangat cozy berlantai 2 dengan 3 kamar tidur, 3 kamar mandi, Sofa tersedia di lantai 1 dan lantai 2, cocok untuk ngerumpi sambil berbaring. Ditengah-tengah terdapat dapur aduhai, bersih, rapi dan ekslusif. Perabotan dapur seperti kulkas, kompor, microvave, toaster tersedia lengkap. Tinggal anda membeli bumbu dan bahan makanan, "goreng-goreng, masak-masak, tumis tumis" terasa rumah sendiri.
Mari perhatikan kenyamanan warga.
Berbeda dengan 27 tahun yang lalu, ketika saya melewati gundukan sawah, diseputar jalanan seminyak. Dengan mengendarai motor GLpro melewati persawahan asri, menuju Legian Tengah dimana pacar saya menunggu dengan cinta berbunga-bunga. Sawah dengan padi hijau menyambut kemesraan cinta kita saat itu.
Berbeda dengan sekarang, hotel setinggi langit dengan melupakan budaya setempat, mendesak tanah warga lokal dengan uang kontrak milyaran. Kemudian membangun seenaknya, tanpa pikir kenyamanan lingkungan warga. Sawah dihabisi, tempat teduh semakin menipis. Intinya membangun sebanyak-banyaknya dengan iming-iming memberikan pekerjaan.
Fakta diatas sudah menjadi biasa di telinga masyarakat setempat. Mereka tidak berdaya mengkritisi dan mengevalusi hal-hal buruk yang terjadi. Padahal peran masyarakat lokal sangatlah penting untuk mengembangkan industri pariwisata yang pro terhadap lingkungan nyaman dan asri. Untung saja dari sekian banyak pemilik bisnis wisata, masih ada pak nyoman retu yang menyayangi budaya lokal setempat. Dia mempertahankan keramahan lokal, kenyamanan lingkungan, menciptakan keteduhan alami seperti Vila Juada Garden tersebut diatas.
Jika anda ingin menginap di vila ini, segera hubungi putra dari Pak Nyoman Retu yaitu Ketut Suryada email : info@juadagarden.com, telephone +62-361-730990.
(made agus wardana)
Sabtu, 08 Desember 2018
Cerita 22 tahun Petualangan budaya Bali - Eropa di SMK Giri Pendawa
Belajar tepat waktu, tertib dan disiplin menjadi acuan sebagian orang dalam meniti masa depan. Tidak terkecuali dengan siswa siswi sekolah yang ingin meraih mimpi sesuai disiplin ilmunya. Ajakan disiplin dan tertib waktu harus tetap disiarkan dalam berbagai kesempatan.
Adalah SMK Giri Pendawa, terletak di kecamatan Rendang Karangasem mengajak para siswa dan siswinya mengikuti program sosial budaya dengan tema "22 tahun Petualangan Bli Ciaaattt menebarkan budaya Bali di Eropa" pada kamis, 6 desember 2018. Petualangan budaya tersebut menyajikan cerita pengalaman menebarkan budaya Bali dan kisah perjalanan wisata yang dipoles dalam bentuk presentasi video kreatif, konser musik, gamut (cara baru menyuarakan gamelan Bali), dan menyanyikan lagu "SMK GIRI PENDAWA" ciptaan Bli Ciaaattt.
Hadir dalam kesempatan tersebut 230 siswa yang terdiri dari 140 siswa AP (Akomodasi Perhotelan), 70 siswa TB (Tata Boga), 20 TKJ (Tekhnik Komputer Jaringan). Turut hadir dalam kesempatan keluarga besar SMK Giri Pendawa, Ketua Yayasan, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah serta para guru. Hadirin sangat terpesona dengn penampilan unik Bli Ciaaattt yang mendapat sambutan hangat yang luar biasa. Tepuk tangan tiada hentinya.
Menurut Putu Gede Arimbawa, Kepala Sekolah SMK Giri Pendawa kegiatan ini sangatlah bermanfaat bagi para siswa dan juga para guru. Membuka hati dan wawasan berpikir mereka tentang negeri seberang yang memiliki budaya disiplin waktu. Penayangan video yang dilakukan oleh Bli Ciaaattt dengan suguhan perkembangan budaya, bahasa setempat, wisata sejarah, sangat menyentuh hati siswa. Ketika kita disiplin dengan waktu, disitu pula ada proses kreatif positif yang mencuat dan memikat. Seperti yang dilakukan oleh Bli Ciaaattt dalam proses penciptaan karya-karya seninya di luar negeri. Ujarnya bersemangat.
Lagu terbaru SMK Giri Pendawa
Sebagai bentuk cintanya terhadap sekolah ini, Bli Ciaaattt yang diperankan oleh Made Agus Wardana, seniman bali asal Pegok Sesetan ini menciptakan karya terbaru lagu SMK Giri Pendawa yang sarat akan nilai positif untuk memacu dan menginspirasi siswa untuk bekerja keras menggapai harapan masa depan. Silahkan klik links videonya dibawah ini beserta lirik lagunya :
SMK Giri Pendawa (Bli Ciaaattt, 4 Desember 2018)
Rupa yang ceria, masa masa muda
Di tengah tantangan, Langkah Gempita, ooooo !
bercerita, Menggapai Cita-cita, dg penuh warna
Di tengah tantangan, Langkah Gempita, ooooo !
bercerita, Menggapai Cita-cita, dg penuh warna
Oh, SMK............... Giri Pendawa
Harapan, kita semua, YEYEEE !
Harapan, kita semua, YEYEEE !
Kala sederhana , belajar bersama
Ditengah talenta, yang berbeda, ooooo !
bercerita, Menggapai Cita-cita, dg penuh warna
Ditengah talenta, yang berbeda, ooooo !
bercerita, Menggapai Cita-cita, dg penuh warna
Oh, SMK............... Giri Pendawa
Harapan, kita semua, YEYEEE !
Harapan, kita semua, YEYEEE !
Reff.
Jangan pernah lupa OH..gurumu
Jangan pernah lupa pembimbingmu
Kita ini semua, bunga cintamu
siswa-siswi smk, giri pendawa
Dan pasti bisa !
Jangan pernah lupa OH..gurumu
Jangan pernah lupa pembimbingmu
Kita ini semua, bunga cintamu
siswa-siswi smk, giri pendawa
Dan pasti bisa !
Sabtu, 01 Desember 2018
Asyiknya, bersepeda saat hujan salju di Belgia !
(Dimuat di kompas.com, 3 Mei 2018)
Bagi sebagian orang, bersepeda saat turun hujan membawa sensasi tersendiri. Kucuran keringat terhapus oleh air hujan yang membasahi diri. Badan terasa lebih adem, tanpa keringat membuat rasa lelah berkurang. Suasana bersepeda lebih girang ditambah rintikan bunyi hujan yang menerpa dahan-dahan dedaunan pertanda segarnya lingkungan sekitarnya.
Berbeda dengan bersepeda saat hujan salju. Temperatur dibawah minus nol derajat menyebabkan lanskap jalanan berubah cantik putih bersih. Bila temperatur berkisar antara minus 3 derajat hingga minus 5 derajat, salju akan membeku menjadi es. Nah, disinilah bahayanya. Jalan menjadi licin membuat siapa saja yang melintas seperti pejalan kaki, pesepeda dan mobil harus tetap siaga dan ekstra hati-hati.
Pada hari Jumat tanggal 2 Maret 2018 lalu, kota Brussel diterjang salju yang cukup lebat. Salju turun pada pukul 17.00 hingga dini hari membuat chaos hampir diseluruh kota. ketebalan salju sekitar 10 cm dengan hempasan angin dingin. Mobil kendaraan pribadi berjejer antri karena laju kendaraan melambat. Transportasi publik seperti Metro/Subway, Tram dan Metro dijejali penumpang dan saling berdesak-desakan. Pemandangan seperti diatas adalah situasi biasa yang sering terjadi di negeri Belgia ini. Pemerintah sudah memiliki langkah preventif melalui corong media tv, internet, media sosial secara sigap dan cepat mengupdate informasi terkini ramalan cuaca.
Tepat pukul 17.10 saya meninggalkan tempat kerja (KBRI Brussel) dengan sepeda menuju rumah yang berjarak hanya 10 km dari KBRI Brussel. Alangkah kagetnya saya bahwasanya hujan salju turun menebal cepat sekali. Terus terang saya menjadi tertantang untuk memanfaatkan kesempatan ini. Karena bagaimanapun juga cuaca Belgia tidak menentu sepanjang tahun dan ramalannya tidak menentu.
Jaket tebal merah, slop tangan penahan dingin, helm pengaman serta tas punggung siap sedia menemani perjalanan unik ini. Yuhuu ! Asyik ! sungguh menyenangkan. Badan terguyur salju dengan derasnya. Anggap saja badan ini terasa seperti racikan gado-gado antara dingin diluar dan panas didalam, bercampur menjadi satu. Sekali-kali secuil bunga salju menampar pipi hingga memerah dan terasa sakit. Temperatur udara saat itu tidak mencapai dibawah nol derajat, sehingga jalanan tidak langsung ber-es. Semua aman dan terkendali. Dalam perjalanan tersebut, saya sekali-kali mencuri momen ‘’ceklek’ memotret, merekam kondisi jalan, pemandangan dan lalu-lalang kendaraan. (untuk mengetahui suasana yang sebenarnya, klik video dibawah ini, https://www.youtube.com/watch? v=pbbzJ-Lh6F4 )
Buat saya, bersepeda adalah sebuah pilihan utama dalam berolahraga. Bersepeda dapat menjaga kebugaran tubuh terutama kesehatan jantung. Disamping itu pula, bersepeda berguna untuk mencapai dan mengekslore kota-kota lain di Belgia yang memiliki pemandangan hijau dan asri. Sepeda yang saya gunakan adalah Optimalp series 264 seharga 139 Euro, brand tidak terkenal tapi tahan segala cuaca musim semi, panas, gugur dan musim dingin. (made agus wardana tinggal di Belgia|)
Senin, 05 November 2018
Ciaaattt...Pelukatan - Suda Wedani, Galungan
Pedanda asal Bali melakukan pelukatan/pembersihan secara Hindu dan Sudi Wadani/penyucian untuk menjadi umat Hindu Bali bagi 15 orang Warga Eropa. ini adalah sebuah perkembangan hindu bali yang berkembang pesat merambah warga Eropa.
Kegiatan ini dilaksanakan di Pura Agung Santi Bhuwana, Pairi Daiza sekitar 85 km dari kot Brussel Belgia.
pada hari sabtu, 31 mei 2014.
Sabtu, 03 November 2018
Ciaaattt...Ed Sheeran-Perfect (Flute Cover) Balinese flute
Berbagai cara saya lakukan, untuk memberanikan diri menggunakan suling bali menawarkan rasa baru mengikuti lagu populer terkini. Salah satunya adalah Lagu Ed Sheeran PERFECT dalam video tersebut diatas.
Tentu rasa ataupun warna suara yg dihasilkan menawarkan kekhususan yaitu suara suling yg mencoba mendekati nada-nada lagu tersebut. Kesulitannya adalah mencari nada yg pas. Kepekaan terhadap nada sangat penting yang tergantung dri ketajaman kuping menagkap nadanya. Lubang suling hanya 6, sangat terbatas.
Namun demikian saya mencoba dan berusaha menutup lubang suling secara full, setengah, ataupun seperempat. Silahkan simak ya. Ciaaattt...
Senin, 29 Oktober 2018
Private SPA Frangipani Bali, yang mendunia di Belgia
Mencintai pekerjaan dapat memperkuat energi dan mencuatkan semangat. Pekerjaan akan terasa enteng dan tidak menjadi beban dalam rutinitasnya. Apapun pekerjaan tersebut, baik yang dipandang sebelah mata hingga yang bonafid (keren) itu semua adalah berkah daripada kehidupan. Biasanya orang yang sukses berawal dari cintanya terhadap pekerjaan, bersusah-susah diawal, mengerjakan apa saja, bersungguh-sungguh dan hasil akhirnya adalah Top cer !
Itulah yang dilakukan oleh Gusmang, Founder/CEO Frangipani Bali dalam menancapkan tiang bisnisnya di kota Waregem Belgia, 79 km dari ibukota Brussel. Waregem, sebuah kawasan asri nan hijau jauh dari keramaian tetapi dekat dihati warganya. Penduduknya berjumlah 37.871 jiwa dengan total area 44.34 km2 (Sumber Wikipedia). Waregem bertetangga dengan kota turis Belgia terkenal yaitu Brugge yang hanya berjarak 40 km, serta kota Lille Perancis hanya 30 km. Secara geografis Waregem merupakan tempat persimpangan antara Belgia dan Perancis disebelah barat Belgia. Terus, bagaimana cerita perjalanannya Bli ? Mari pembaca kompas travel, simak kisahnya.
Pada hari minggu pukul 8.44 tanggal 24 Juni 2018 saya berangkat dari stasiun Brussel Central dengan kereta inter city (IC). Dalam perjalanan menuju kota Waregem saya terhipnotis dengan euphoria sepakbola piala dunia membahana dimana-mana. Belgia menang, akan menjadi juara dunia ! Waooo, Penumpang heboh, membicarakan kemenangan tim sepakbolanya yang dijuluki ‘’de Rode Duivels’’ si setan merah. Saya juga larut dalam adonan euphoria yang membawa suasana mabuk kemenangan. Selamat ya, ‘’De Rode Devils’’ yang berhasil menghancurkan Tunisia 5 – 2 dalam babak penyisihan group piala dunia Rusia 2018 beberapa hari lalu.
Frangipani Bali
Tepat pukul 10.15 saya bertemu dengan Ida Komang Oka Mayure yang akrab dipanggil Gusmang. Senyuman hangat menyambut kedatangan saya di Frangipani Bali yang beralamat di Spitaalstraat 29, 8790 Waregem, Belgia. Tanah seluas 25 Are (2500m2) ditata asri dalam taman cantik berseri. Bangunan dengan interior pernik-pernik nyentrik berjejer menggoda hati. Nuansa dan energi Bali terasa kemana-mana. Inilah Frangipani Bali, sebuah bisnis yang bergerak dibidang Private SPA. Sebuah penyewaan fasilitas SPA dengan fasilitas super modern seperti sauna, infrared sauna, steambath, jacuzzi, swimming pool, massage dan Bed & Breakfast.
Menurut Gusmang nama Frangipani diambil dari Bahasa Italia yang berarti bunga Kamboja. Alasannya, karena bunga kamboja atau bunga Jepun (Bahasa Bali) banyak dijumpai di Bali dan menjadi bunga khas dalam upacara persembahyangan umat hindu Bali. Bunga Kamboja ini sekaligus menjadi logo Frangipani Bali yang diapit candi bentar (Pura Bali).
Dalam mengembangkan bisnis private SPA, Gusmang dibantu oleh warga Belgia, André Deprez bisnis partnernya yang memanfaatkan tempat tinggalnya sebagai bisnis Frangipani Bali. Sebagai seorang pebisnis yang telah lama mengetahui seluk-beluk bisnis di Belgia, André Deprez menyambut semangat dan inisiatif Gusmang mengembangkan bisnis Private SPA dengan pijetan serta pelayanan istimewa otentik Bali. Berbekal pengalaman selama tinggal di Italia sejak 2001, kemudian pindah domisili ke Belgia bulan oktober 2014. Gusmang tergerak membangun usaha bisnis Private SPA yang berkembang hingga hadirnya Bad and Breakfast. Upaya Gusmang ini tidak sia-sia, publikasi massif melalui media sosial, koran setempat dan radio memikat hati warga Eropa antara lain : Jan Jambon Menteri Dalam Negeri Belgia ; Jonathan Benteke pemain sepakbola FC. Zulte Waregem, dan anak dari penyanyi legendaris Belgia, Bobbejaan Schoepen, pemilik family park bobbejaanland.
Dengan rasa penasaran saya bertanya kepada Gusmang, Apa sih kiat khusus bisnis ini sehingga menjadi primadona seperti sekarang ini ? ‘’ Kiat khususnya sih tidak ada Bli. Tapi kami selalu berusaha memberikan pelayanan maksimal kepada setiap tamu, membuat mereka senang jika keluar dari Frangipani Bali dan ingin kembali lagi. Memberikan perhatian perhatian kecil tambahan kepada tamu juga sangat penting karena mereka merasa diperlakukan sangat special. Misalnya menawarkan teh anget setelah dipijet, atau memberikan hadiah-hadiah kecil khas oleh-oleh dari Bali kepada tamu sebagai kenang-kenangan, dan lain-lain, ‘’ Ujar Gusmang dengan semangat.
Paket Frangipani Bali
Sebagai informasi beberapa paket yang bisa dibooking di Frangipani Bali antara lain :
1. Bali Unique : seharga 195 euro untuk 2 orang selama 3 jam, sudah termasuk Balinese Massage selama sejam/orang dan menggunakan fasilitas SPA.
2. One Night Stay : seharga 395 euro untuk 2 orang, termasuk Balinese Massage selama 1 jam/orang, makan malam romantis dengan minuman champagne/wine, menggunakan semua fasilitas SPA, menginap semalem di kamar suite dan sarapan.
3. Basis Wellness: seharga 95 euro untuk 2 orang, hanya untuk bisa menggunakan fasilitas SPA selama 2 jam.
Harga Balinese Massage : 60 euro/jam/orang. Harga 1 malam di Bed & Breakfast : 100 euro/2 orang/malam, termasuk sarapan.
Guest Review Awards
Di tahun pertama Frangipani Bali memperoleh penghargaan dari Booking.com berupa “ Guest Review Awards”. Penghargaan ini diberikan atas keberhasilan mendapatkan point tertinggi dari resensi-resensi yang diberikan para tamu yang pernah menginap. Tahun pertama pointnya 9,2 dari total 10 point. Tahun kedua ( 2017 ) kembali menerima award dengan peningkatan point menjadi 9,4/10. Bukan tidak mungkin peningkatan point akan berlanjut pada tahun 2018 ini.
Lebih jauh Gusmang juga menyampaikan bahwa pelayanan yang diberikan bukanlah semata-mata ingin mengejar award, tetapi ada kebanggaan tersendiri jika kerja keras selama ini menghasilkan sesuatu yang bisa dijadikan penyemangat untuk selalu memberikan pelayanan terbaik.
Berintegrasi dengan budaya setempat
Ketika kita berada di negeri orang, tentunya ada unsur-unsur yang saling berbeda dalam kehidupan bermasyarakat. Pola pikir yang berbeda dan kebiasaan umum yang berbeda. Dibutuhkan penyesuaian, berbaur dengan warganya sehingga kita mampu berintegrasi dengan budaya setempat. Dalam hal ini, mempelajari bahasa setempat adalah keharusan dan wajib dikuasai sehingga mempermudah koneksi kita dengan warga sekitarnya. Gusmang yang telah 4 tahun di Belgia, hingga saat ini tetap rajin kursus bahasa setempat yaitu Bahasa Belanda baik secara lisan maupun tulisan. Penguasaan bahasa sangatlah menunjang pekerjaan, mempermudah berkomunikasi sehari-hari serta dapat memahami secara detail karakter dan sifat warga setempat khususnya di Belgia ini.
Nah, para pembaca yang aduhai upaya sungguh-sungguh dengan semangat mencintai pekerjaan yang dilakukan oleh Gusmang telah mengarahkan kita. Membuka peluang dan wawasan kita tentang bisnis yang dilakukan di luar negeri. Semangat, kerja keras, berintegrasi dengan budaya dan bahasa setempat, bersikap sabar tanpa putus asa, bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa patut kita teladani dan dijadikan inspirasi sehingga suatu saat nanti kehidupan kita akan lebih indah dimasa yang akan datang. ( made agus wardana, tinggal di Belgia)
Langganan:
Postingan (Atom)










