Rabu, 26 Agustus 2026

Materi pelajaran PKK (Produk Kreatif Kewirausahaan ) Smkn 5 Denpasar

Materi pelajaran PKK (Produk Kreatif Kewirausahaan ) Smkn 5 Denpasar 


        Pengertian Produk Kreatif Kewirausahaan : Sebuah proses pembuatan barang atau jasa bersumber dari ide kreatif, kemudian berani mengelolanya dan melihat peluang guna mendapatkan keuntungan (kewirausahaan) 

         Unsur Utama Produk Kreatif dan Kewirausahaan Produk Kreatif : Barang atau jasa hasil olah pikir, seni, atau inovasi baru yang memiliki nilai keindahan fungsi unik, atau pembaruan dari hal yang sudah ada. Kewirausahaan: Sikap, semangat, dan perilaku seseorang dalam menangani usaha secara mandiri, kreatif, serta berorientasi pada hasil dan keberanian mengambil risiko.

Tujuan Pembelajaran PKK
1. Menumbuhkan jiwa mandiri dan mental pebisnis. 
2. Mengasah keterampilan membuat barang dari nol sampai siap jual. 
3. Memahami cara membaca pasar, mengemas barang, dan memasarkan hasil karya. 


Pengenalan Produk kreatif interaktif Gamelan Mulut
1. Melakukan workshop gamut dengan looper 
2. Mengajak mengenalkan produk kreatif yang berkaitan dengan karawitan 
3. Memperlihatkan secara langsung cara membuat produk kreatif, 


 Membuat proposal iklan karawitan 
1. Mengajak siswa secara aktif membuat proposal dengan latar belakang, tujuan, manfaat, RAB dan penutup : 
2. Memilih tema promosi yang dipilih oleh siswa 
3. Membuat proposal secara berkelompok, dikumpulkan
4. Membuat proposal masing-masing siswa dengan memilih tema promosi yang diinginkan baik produk ataupun jasa.
klik disini : 

Tugas untuk siswa :
1. Membuat iklan karawitan menggunakan backsound gamelan, alat perkusi, alat musik bebas, dikumpul minggu depan. 
2. Memilih Tema, durasi 30 detik, backsound buat gamelan, teks/menarik, proposal ketik di word, latar belakang, 
2. referensi video : https://www.youtube.com/shorts/8BDw6I5CMMM


TIPS MEMBUAT IKLAN karawitan :

Pesan yang Jelas dan Sederhana

Iklan yang efektif harus memiliki pesan yang jelas dan mudah dimengerti. Audiens harus dapat memahami apa yang ditawarkan brand dalam waktu singkat. Tips untuk mencapainya bisa dengan menggunakan bahasa sederhana dan hindari jargon atau istilah teknis yang bisa membingungkan. Selain itu, fokuslah pada manfaat utama dengan menjelaskan manfaat utama produk atau layanan dengan singkat. Hindari juga informasi yang tidak perlu dengan tidak membebani iklan dengan terlalu banyak informasi.

 

2.   Visual yang Menarik

Visual adalah elemen penting dalam iklan karena dapat menarik perhatian lebih cepat daripada teks. Untuk membuat visual yang menarik, gunakan gambar berkualitas tinggi, pastikan gambar atau video yang digunakan berkualitas tinggi dan relevan dengan produk atau layanan brand. Selain itu, pilih warna yang kontras untuk membuat iklan menonjol, dan lakukan desain layout yang tidak terlalu ramai agar mudah dilihat dan dipahami.


3.   Call to Action (CTA)

CTA yang efektif mendorong audiens untuk mengambil tindakan yang diinginkan, seperti membeli produk, mendaftar, atau mengunjungi situs web. Buatlah CTA yang jelas dan spesifik dengan menggunakan kata-kata yang langsung seperti “Beli Sekarang”, “Daftar Gratis”, atau “Pelajari Lebih Lanjut”. Lalu buat tombol CTA menonjol dengan warna cerah dan ukuran yang cukup besar. Tawarkan juga insentif seperti diskon atau bonus untuk mendorong tindakan segera.

 

4.   Memahami Audiens Target

Mengetahui siapa audiens adalah kunci untuk membuat iklan yang relevan dan menarik. Cara untuk memahami audiens target adalah dengan melakukan riset pasar untuk mengetahui demografi, preferensi, dan kebiasaan audiens. Lalu segmentasikan audiens berdasarkan kriteria tertentu seperti usia, lokasi, minat, dll. Kemudian buatlah persona pembeli untuk mewakili karakteristik utama audiens target.

 

 

5.   Konsistensi Branding

Konsistensi dalam branding membantu membangun kepercayaan dan mengenali brand dengan mudah. Tips untuk menjaga konsistensi branding adalah melalui penggunaan logo dan warna brand yang konsisten di semua iklan. Jangan lupa untuk pertahankan gaya komunikasi yang sama, baik dalam tulisan maupun visual, serta pastikan pesan inti dan nilai-nilai brand tetap konsisten di semua iklan.