Sabtu, 28 Desember 2024

 

Kesenian Gamut - Gamelan Mulut

Wujud Tradisi dalam Tekhnologi



Tradisi diartikan sebagai sebuah kebiasaan yang berkembang secara turun temurun. Tradisi dapat berwujud bahasa, praktik,  ekspresi seni, musik, tarian dan kisah rakyat.  Menghargai  tradisi seni dan menggunakan tekhnologi dalam kehidupan sekarang ini merupakan keharusan demi untuk pemajuan kebudayaan. Adanya anggapan bahwa perpaduan tekhnologi dan tradisi (budaya) merupakan perbandingan masa lalu dan masa depan.

Apakah anggapan tersebut akan menjadi sebuah tantangan besar ?  Salah satu inovasi baru yang dapat dijadikan jawaban untuk pertanyaan diatas adalah kehadiran Kesenian Gamut atau Gamelan Mulut.

 



Gamut adalah gamelan mulut, sebuah genre musik baru yang mewarnai nuansa unik dalam gamelan atau musik Bali. Gamut  mengkhususkan menyuarakan bunyi instrumen gamelan Bali seperti pemade, ugal, kantilan, kendang, kajar, cengceng, gong dan kempur mempergunakan suara vokal atau mulut. Bunyi-bunyi seperti "nyang, nying nyong nyeng" terdengar mendekati suara gamelan dengan penggunaan alat rekam Loopstation yang bisa dimainkan seorang diri ataupun berkelompok.

\

Loopstation RC 505 mk ii yang digunakan dalam Gamelan Mulut


Loopstation adalah alat perekam audio digital yang dapat digunakan untuk membuat loop (pengulangan musik). Loop Station yang sering digunakan dalam beatbox dapat digunakan untuk merekam suara vokal ataupun  instrumen musik.  Perekaman secara instan dengan satu sentuhan tombol atau footswitch menghasilkan suara gamut yang istimewa. Kemampuan untuk menambahkan jumlah overdubs yang tak terbatas ke rekaman sehingga dapat menghasilkan orkestrasi gamelan Bali. Disamping itu multitrack yang terdapat dalam loopstation  ini memungkinkan merekam berbagai suara vokal yang menambah lengkap suara gamut tersebut.

 

Penggunaan Loop Station dalam gamelan mulut ini merupakan perpaduan seni tradisi dengan kemajuna tekhnologi (Loop station). Munculnya inovasi baru dapat dinikmati oleh generasi muda tanpa harus melupakan tradisi suara gamelan.  Sesungguhnya tradisi dan tekhnologi tidak bisa dipisahkan bahkan berseinergi  membentuk karya baru yang dapat dinikmati masyarakat.




Gamut diciptakan pertama kali di Brussel Belgia pada tahun 2015. Namun pada tahun 2020, mendapat perhatian istimewa serta viral diberbagai media sosial seperti youtube, tiktok, instagram dan facebook.  Keunikan Gamut berkat  kehadiran 2 tokoh utama bertopeng  yaitu Bli Gamut dan Man Kenyung yang dimainkan seorang diri oleh I Made Wardana. Karakter yang lucu dengan gerak tari Bali serta suara vokal gamelan mulut yang dapat menghibur penonton. 

 

Sumber cerita dari pertunjukan Gamut adalah  kisah nyata kejadian yang menimpa para seniman, masyarakat Bali ketika pandemi covid 19  menghancurkan pariwisata Bali. Berbagai pertunjukan, workshop  telah dilakukan selama masa pandemi  secara virtual baik nasional maupun Internasional. Pada tanggal 1-18 Oktober 2022 ARTA  (Association de Recherche des Traditions de l'Acteur), sebuah asosiasi seni peran (teater) Cartoucheri Paris mengundang gamut melakukan kolaborasi pertunjukan teater dan workshop bersama para seniman teater dari Perancis.  Kemudian melakukan Gamut Europe Tour 2023, Gamut Japan Tour 2023, Gamut Asia Tour 2024 dan Gamut USA Tour 2024 lalu.



 

BENTUK PERTUNJUKAN

            Kesenian Gamut dapat ditampilkan dalam berbagai kesempatan misalnya festival, konser musik, seni drama dan teater, pesta rakyat, pernikahan hingga resepsi diplomatik. Bentuk pertunjukan dapat berupa instrumentalia gamut, mengiringi tari tradisional Bali, interaktif, workshop, mengiringi teater marionette dan tari kontemporer.

1.      Instrumentalia Gamut

Pertunjukan dilakukan dengan memainkan karya original gamut seperti gamut suling, gamut genggong, gamut tabuh telu, gamut man Kenyung, gamut angklung, gamut nak ngudyang dan lain-lain.  lihat video disini :  

https://youtube.com/shorts/CEDrOBdRzlA?si=ThKCJaQeBCN2_GBy

https://youtu.be/DuaO5SFQBRs?si=V_yCRCbsRZw0zHbX

https://youtu.be/VqgK0IMa_-M

 

2.      Gamut iringi tari tradisional Bali

Beberapa tarian Bali yang dapat diiringi gamut diantaranya  trunajaya, legong, pendet, topeng, margapati, barong ket dan lain lain.

Video : https://youtu.be/g2E7GPKQswg?si=cEgzhWzV3aIu90gy

            https://youtu.be/495k3GlM7ec?si=GRmyl7cND4fMBsmk

https://youtu.be/8OlA80J9Ces?si=UdG0bUeSQMfYxoor

 

3.      Interaktif Gamut

Kesenian gamut ini juga menampilkan pertunjukan secara interaktif yaitu mengajak publik untuk berinteraksi dalam gerak tari, vokal, nyanyian, tepuk tangan dan hentakan kaki. Publik diajak larut dalam hentakan musik gamut melalui tempo yang dinamis, ritmis, dan memudahkan  penonton untuk menikmatinya.

Video : https://youtu.be/DuaO5SFQBRs?si=lKbjXV4xxhw-eoQx

             https://youtu.be/65TKlFqWQV8?si=cQmc1TfEGewEZ1tq 

4.      Workshop

Workshop Gamut dapat dilakukan untuk kalangan umum maupun mahasiswa, murid sekolah dari TK hingga Perguruan Tinggi.

Video : https://youtu.be/yYFVXe51--w?si=pWiPuHG4unvKlp0O

 

5.      Teater Marionette

Gamut juga mengiringi teater marionette yaitu 2 orang penari memerankan satu tokoh boneka pendek dengan tarian khas Bali yang diselingi dengan cerita dan adegan lucu dan humor. Video : https://youtu.be/zmpRnBsHBmo?si=Ed6pxm0pvApzsO-3

 

6.      Tari Kontemporer

Gamut juga mengiringi tarian gamut romans, sebuah tarian kontemporer yang ditarikan sepasang penari laki dan wanita dengan romantisme yang berkembang di media sosial. Video : https://youtu.be/lWHwS0UMAJE?si=hnsnzgFxeGUjw6w5

 

DURASI PERTUNJUKAN

Pertunjukan dapat dilakukan dalam durasi yang berbeda-beda. 1 Jam, 30 Menit maupun 15 menit tergantung situasi dan kondisi. Gamut dapat ditampilkan dalam kondisi apapun.


Facebook/Youtube : Made Agus Wardana, IG/tiktok : Ciaaattt

 

Selasa, 24 Desember 2024

Gamut USA Tour 2024

 


Gamut (Gamelan Mulut) berkibar di Amerika Serikat.

" Sesulit apapun keadaan yang dihadapi, celah keberuntungan bisa terjadi dihadapan kita. Maka dari itu kita tidak boleh menyerah dalam menghadapi kesulitan itu," ujar tokoh Bli GAMUT dalam pertunjukannya selama sebulan di Amerika Serikat. 

Tokoh Bli Gamut sangat berenergi dalam tampilannya. Hentakan  suara, Haaaah !  merupakan sapaan  unik membuat penonton menirunya. Bli Gamut menghibur dan  mengajak tokoh Man Kenyung untuk tetap menjaga hati. Tidak emosi dan selalu mencari solusi dalam setiap masalah yang dihadapi.

Keberadaan kedua tokoh ini telah menjadi primadona dan mendapat sambutan hangat dari pemujanya. Itulah tampilan khas dari Pertunjukan Gamut yang dilakukan seorang diri olehBli Ciaaattt. 

Setelah melakukan pertunjukan Gamut di benua eropa dan asia, Gamut kembali melakukan tour di beberapa negara bagian Amerika Serikat yaitu Los Angeles California, Indiana, Kentucky,  Pennsylvania dan San Diego yang dilakukan dari tgl 1 Oktober - 3 November 2024.

Gamut gamelan mulut telah membawa semangat baru dalam seni pertunjukan Bali. Ocehan mulut teratur ini berhasil menjalin melodi dengan suara vokal yang fantastik. . Meniru suara gamelan Bali dengan gaya khasnya membuat gamut menjadi bagian baru dunia seni inovasi Bali.





Penggagas ide ini tiada lain adalah Made Agus Wardana seniman Gamut asal Pegok yang karyanya unik dan eksentrik.  Gamut yldalam tampilannya menggunakan loopstation sebuah media perekam yang sangat digandrungi anak muda. Suara vokal bagaikan beatbox namun bernuansa traditional. Inilah yang menjadi daya tarik utama. Tradisi dan tekhnologi dan tradisi menyatu membangun style atau genre musik yang berakar dari gamelan Bali. 

Hirotaka seorang warga Amerika menyebutkan Pak Wardana memang beda dalam setiap pertunjukannya, ada energi yang menggoda publik dan membuat kita bersemangat ketika saya ikut mainkan GAMUT.  Hirotaka adalah orang yang berjasa mengatur perjalanan gamut di Amerika Serikat sehingga sukses dan lancar. 

Selama sebulan penuh kegiatan workshop dilakukan di lembaga seni yaitu California Institute of arts, University of Kentucky, Pomona College, Bucknell University, dan Canyon Crest Academy, San Diego. 



Kemudian bersama dengan grup Mojomanis, Merdukumala, Burat Wangi, Krama Bali Los Angeles dan Konsulat Indonesia KJRI LA. Disamping itu pula sebuah Studio rekaman terkenal yaitu Unity Studio dengan pemiliknya Adam Berg melakukan rekaman gamut yang rencananya akan dirilis tahun depan di Bali.

Gamut USA Tour 2024 ini telah membuka cakrawala baru. Pemajuan kebudayaan nyata telah dilakukan oleh seniman Bali. Gamut telah menjadi harapan baru untuk menginspirasi kaum muda agar cinta budaya sendiri.  Melalui kesempatan ini Made Agus Wardana menyampaikan ucapan terimakasih kepada Kemendikbud RI, KJRI, Mojomanis, Merdu Kumala, Burat Wangi, Unity Studio dan para dermawan yang ikut membantu petualangan Gamut ke Amerika Serikat ini.


Ciaaattt.

Gamut Gamelan Mulut menuju Malaysia dan Singapore

 


inilah perjalanan budaya atau yang sering disebut Petualangan Gamut gamelan mulut membawa berkah gembira sepanjang masa. Betapa tidak, berawal dair ocehan mulut kemudian diatur dalam alunan melodi tradisi sehingga menyenangkan orang banyak. Itulah gamut yang membawa made agus wardana keliling dunia. Pokoknya berani bedalah, itulah kira-kira.



Gayung bersambut pada tanggal 4 - 7 September 2024 lalu, Gamut melakukan tour di Malaysia dan Singapore. Diundang dalam rangka resepsi Diplomatik KJRI Johor Bahru ditengah hotel megah berkelas dunia. Pokoknya tidak terkira asyiknya.

Kali ini, gamut dilakukan 2 orang yaitu putra Bli Ciaaattt yaitu Agasko yang juga mahir memainkan gamut. 




Gamut Gamelan Mulut lakukan tour di Tokyo Jepang




Gamut bikin gemes di Tokyo Jepang

Salah satu pertunjukan seni Bali yang menjadi incaran warga dunia saat ini adalah Gamut Gamelan Mulut. Betapa tidak ! 2,5 bulan berada di 5 negara Eropa dari Juli hingga Oktober 2023 lalu, tiba-tiba saat ini Gamut menjelajah tokyo Jepang.

Entahlah apa yang menjadi daya tariknya, akan tetapi pertunjukan GAMUT gamelan mulut telah membikin gemes warga Jepang. Kelucuan, gerak tingkah, unik, berenergi dan pesan-pesan pertunjukan yang sangat memikat hati dengan suara khas  topeng Man Kenyung yaitu Kling Kling Kling !

Gamut yang diciptakan oleh I Made Wardana adalah karya seni baru yang menyuarakan gamelan Bali menggunakan Mulut dengan bantuan alat perekam Looper. Gamut menampilkan dua topeng khas yaitu Man Kenyung dan Bli Gamut. Kedua karakter topeng ini sangat populer pada masa Pandemi covid 19.


.

Dalam sebuah wawancara dengan Yukako Yoshida associate Professor dari Tokyo University of Foreign Studies sebagai sponsor utama kegiatan ini menyatakan 

"Kelompok riset kami melakukan penelitian  bagaimana pandemi telah mempengaruhi seni pertunjukan di berbagai daerah. Gamut populer di Bali selama pandemi dan saya pikir itu adalah salah satu bukti bahwa seni pertunjukan Bali masih kreatif selama pandemi. Itu sebabnya saya mengundang Bli Ciaaattt ( I Made Wardana ) ke universitas  (TUFS) agar warga Jepang tahu tentang seni pertunjukan yang menarik ini.




Gamut adalah musik dengan potensi besar yang bisa dilakukan di mana saja dan berkolaborasi dengan berbagai jenis musik dan seni lainnya. Tokoh Man Kenyung pemalu, jadi menurutku dia agak mirip orang Jepang, ujar Yukako.

Kegiatan Gamut di Jepang atau Gamut Japan Tour  ini dilangsungkan dari tanggal 22 November - 5 Desember 2023 dengan beberapa kegiatan sebagai berikut : Workshop Gamut di Ogawamachi, pengenalan budaya Bali di Nihon University,  workshop Gamut Kecak di TUFS, pelatihan gamelan gong kebyar dg Grup Otonimori dan pertunjukan drama tari janger bersama grup geguntangan Mametangan pimpinan Ako Mashino dari Tokyo Jepang.

Pertunjukan drama tari Janger yang berkolaborasi dengan 2 tokoh Gamut sangat mengesankan bagi penonton. Ratusan penonton memadati gedung hall TUFS Tokyo University of Foreign Studies di Fuchu Tokyo hari Minggu tanggal 3 Desember 2023.

Penampilan gamut memikat dan menggoda. Interaktif ritmis gamut bersama penonton berlangsung seru. Kemudian drama tari janger dengan sentuhan komedi  berbahasa campur Jepang, Bali, Indonesia, Inggris berhasil mencuri hati penonton.  Penonton yang terdiri dari mahasisiwa, dosen, masyarakat Jepang sangat menikmati pertunjukan ini.


Ini adalah anugrah besar bagi saya sebagai seniman Gamut. Ketika masa sulit yang kita alami pada masa pandemi membuahkan karya seni yang tak terduga sebelumnya. Mungkin ini sudah menjadi jalannya sendiri. Berkarya dengan apa adanya, mengambil kisah nyata dan diminati banyak orang, ujar I Made Wardana. 





Sabtu, 21 September 2024

I Wayan Randug Seniman Janger Pegok

 

I Wayan Randug  Seniman Janger Pegok



( 1926 – 2015 )

Kemauan untuk menjaga eksistensi kesenian Bali tumbuh kuat dari dalam dirinya. Kegigihan untuk tetap melestarikan kesenian terutama kesenian Janger merupakan tekad bulat yang selalu dikumandangkan. Tidak pernah menyerah dan selalu berdedikasi tinggi mengajarkan gending-gending janger kuno hingga  menciptakan gending klasik Janger untuk generasi muda.

 Itulah I  Wayan Randug pria asal Br. Pegok Sesetan Denpasar yang telah lama mengabdikan dirinya menjadi juru uruk (Pelatih Janger) yang juga berhasil melestarikan gending-gending kuno asal Br. Pegok Desa  Sesetan Kecamatan Denpasar Selatan. I Wayan Randug adalah putra pertama dari maestro kesenian Genggong Pegok yaitu I Ketut Regen ( Pekak Danjur) yang juga aktif memainkan kesenian genggong. I Wayan Randug bersama istrinya Ni Wayan Kondri ( Penari Arja/Janger Pengeleban) merupakan pasangan serasi yang menjadi idola dalam berkesenian di Banjar Pegok.

Kesenian Janger Pegok adalah kesenian yang sangat disakralkan dan gelungan kuno yang tersimpan di Pura Kesuma Sari Br. Pegok adalah bukti otentik tentang keberadaan janger pegok sejak tahun 1930 an. Seniman Janger I Wayan Randug adalah murid dari Ida Bagus Bongkasa Seniman Besar dari Bongkasa Badung, yang mengajarkan kesenian Janger dan kendang arja. Disamping itu I Wayan Randug  juga berguru kepada We Nadri dari Br. Kaja Sesetan.

Selain melestarikan gending-gending janger Pegok seperti suling cenik, sinempura, kacang diwang, benang rinti, dan sebagainya, I Wayan Randug juga berhasil menciptakan 2 gending yang hingga kini menjadi favorit di banjar Pegok Sesetan yaitu Keliking Gading dan Kekereke. Gending tersebut mengisahkan keindahan alam dan rasa cinta diantara para penari Janger.

Dalam berbagai kesempatan, I Wayan Randug juga melakukan rekonstruksi gending Janger bersama anak-anak dan istrinya selama masa hidupnya. Rekonstruksi gending Janger dapat dilihat di chanel youtube links dibawah ini :


1.     https://youtu.be/zIFpi1LV0Cc?si=117-epC6lLHvS2bj

2.     https://youtu.be/C--p5gnse58?si=tmw8CeM_kpIBtjuz

 

Janger Pegok  dipentaskan setiap odalan purnama kapat di Pura Kesuma Sari adalah warisan leluhur yang sangat sakral dan suci. Terlebih lagi pada tahun 2009 lalu Putra dari I Wayan Randug yaitu I Made Wardana telah berhasil membawa dokumentasi bersejarah berupa video dokumen tahun 1937 -1945 yang berjudul Calonarang Drama und Janger Tanz in Pegog. Video ini di publish oleh IWF Groningen Jerman.  



 

Dalam Video yang berdurasi 10 menit ditampilkan ritual janger dan calonarang dan pementasannya di Jaba Pura Sari (Ulun Danu Sesetan ) yang terletak  bersebelahan dengan Bale Banjar Pegok sekarang. Keberadaan dokumen ini memperkuat generasi muda untuk tetap menjaga dan melestarikan kesenian Janger. I Wayan Randug, merupakan seniman Janger yang setia melantunkan janger, berkat beliau gending janger klasik kuno dapat direkonstruksi ulang dan generasi muda dapat mewarisinya hingga kini.

 



 

Data :

Nama                         : I Wayan Randug

Tempat/tgl Lahir   : Sesetan, tahun 1926

Istri                            : Ni Wayan Kondri

Putra-Putri              : Ni Made Riki, I Nyoman Deri, Ni Ketut Sukerni,  

  I Wayan Sudiarta, I Made Arjana, Ni Nyoman Wartini,

  I  Ketut Sudiana, Ni Wayan Wardani, I Made Wardana

            Alamat                      : Jl. Raya Sesetan Gang Guramai IIB Pegok Sesetan

   Denpasar Selatan